Jakarta (ANTARA) - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) atau BBNI mengungkapkan telah menyalurkan kredit mencapai Rp1,5 triliun kepada 577 debitur, dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“BNI telah memberikan pembiayaan untuk 577 debitur dengan total pinjaman mencapai Rp1,5 triliun,” ungkap Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.
Selain itu, perseroan telah membantu proses digitalisasi program MBG melalui pembuatan Virtual Account dan BNI Direct di sebanyak 6.560 titik, atau mencakup 38 persen dari total sebanyak 19.188 dapur MBG.
“Dan BNI telah membantu proses digitalisasi MBG, dengan pembuatan Virtual Account serta BNI Direct kurang lebih di 6.560 titik, kurang lebih 34 persen dari total 19.188 dapur telah terintegrasi dengan BNI Direct dengan volume transaksi mencapai Rp26 triliun,” ujar Putrama.
Kemudian, Putrama mengungkapkan perseroan merupakan satu-satunya bank yang mendapatkan mandat untuk mengelola sebanyak 166 Sekolah Rakyat (SR) melalui penyediaan layanan perbankan digital.
“BNI juga telah mendukung pemerataan pendidikan nasional melalui penyediaan Agen46 Mini Bank, Bank Sampah, pembukaan rekening bagi siswa dan guru, dan penyediaan kartu siswa berbasis reader untuk absensi,” ujar Putrama.
Dalam rangka mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), perseroan telah memberikan pembiayaan sindikasi kepada PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), dalam rangka pembangunan fisik koperasi, termasuk perlengkapan dan kendaraan operasional KDMP.
Melalui Agrinas, BNI telah menyalurkan kredit mencapai Rp66 triliun, yang berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK) masyarakat.
“Kontribusi Agen46 di KDMP adalah untuk memperluas layanan keuangan dan mendorong ekonomi kerakyatan di berbagai daerah,” ujar Putrama.
Sementara itu, untuk mendukung Program 3 Juta Rumah, Putrama mengungkapkan perseroan turut serta dalam melakukan akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Jumlah debitur FLPP BNI per 31 Desember 2025 adalah 15.159 dengan jumlah mencapai Rp1,9 triliun. Dan untuk 2026, kami mendapatkan mandat untuk menyalurkan 17.356 KPR FLPP,” ujar Putrama.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNI salurkan Rp1,5 triliun ke 577 debitur untuk program MBG
