Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menyerahkan bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak bencana angin kencang di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Ariyanti Katili di Gorontalo, Rabu, mengatakan tercatat 22 unit rumah mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam.
"Kehadiran kami adalah wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Fokus utama saat ini adalah perlindungan sosial bagi korban," ujar Ariyanti.
Data menunjukkan kerusakan akibat angin kencang terjadi di empat desa, di antaranya tiga rumah rusak parah dan satu rusak ringan di Desa Datahu, dua rumah rusak parah dan sembilan rusak ringan di Desa Isimu Raya.
Selanjutnya, satu rumah rusak parah, dua rusak sedang dan tiga rusak ringan di Desa Isimu Selatan, serta satu rumah rusak ringan di Desa Dunggala.
Ia menjelaskan untuk rumah dengan kategori rusak ringan, masyarakat setempat telah melakukan perbaikan secara gotong royong.
Sementara itu, bantuan pemerintah diprioritaskan bagi tujuh unit rumah rusak berat dan lima unit rumah rusak sedang yang belum sempat diperbaiki. Bantuan yang disalurkan meliputi terpal, paket kebutuhan keluarga, hingga kasur lipat.
Ariyanti menjelaskan saat ini Pemkab Gorontalo belum memiliki regulasi khusus mengenai bantuan dana perbaikan rumah akibat bencana. Namun, pemerintah daerah tidak tinggal diam dan menempuh jalur kolaborasi lintas sektor.
Pihaknya meminta para kepala desa untuk segera menyusun proposal perbaikan rumah bagi warga terdampak. Dokumen tersebut nantinya diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan Baznas Provinsi Gorontalo guna mendapatkan bantuan stimulan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan BPBD serta pemerintah provinsi dan Baznas agar proposal masyarakat dapat segera ditindaklanjuti. Prinsipnya, kami akan berupaya maksimal mencari solusi bagi rumah warga yang rusak," kata Ariyanti.
