Gorontalo (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo meminta seluruh elemen masyarakat memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026, di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin mengatakan pihaknya menggelar Apel Sabuk Kamtibmas di lapangan kantor Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai tanda penguatan sinergi dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung terciptanya kamtibmas..
"Sinergi dan partisipasi aktif kita semua menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan PENAS KTNA," kata Bagus Tri.
Ia mengatakan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS, ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari potensi konflik sosial, penyusupan kepentingan kelompok tertentu dalam aksi massa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, hingga radikalisme dan intoleransi.
Selain itu, ancaman bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan, serta dampak perkembangan geopolitik global juga perlu diantisipasi bersama oleh seluruh unsur terkait.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga harkamtibmas. Sinergi, soliditas dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan serta membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk menjadi agen pendingin di lingkungan masing-masing dengan menjaga persatuan, menangkal provokasi, serta bersama-sama menciptakan suasana aman dan kondusif selama pelaksanaan Penas KTNA XVII Tahun 2026.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban merupakan modal utama pembangunan karena tanpa stabilitas, investasi dapat terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat dan kesejahteraan masyarakat terancam.
Sabuk Kamtibmas, kata dia, diharapkan menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan komunitas guna mendukung terciptanya Kabupaten Gorontalo yang aman, damai dan kondusif.
Ia pun mengapresiasi seluruh unsur pemerintah, TNI, organisasi sosial dan kemasyarakatan serta seluruh dukungan masyarakat daerah itu, yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan, menurut Kapolres, berharap pelaksanaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026 dapat berlangsung aman, lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian daerah.
"Seluruh personel kepolisian mulai bersiaga di titik-titik rawan serta menggelar patroli sejak dini, untuk memastikan Kamtibmas di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo aman, kondusif dan terjaga," ujarnya.
Pewarta: Susanti Sako/Zulkifli PolimengoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026