Kepala Seksi Promosi Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Boalemo, Fitry Pasoo, Minggu, mengatakan bahwa Festival Boalemo akan digelar dari 21 Oktober hingga acara puncak pada 26 Oktober 2017.
"Pada iven itu akan ada berbagai item kegiatan yang digelar untuk mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan baik lokal, nusantara maupun mancanegara," ungkapnya.
Beberapa kegiatan tersebut antara lain Festival Kuliner Bubut Sada, Festival Musik serta Karnaval Budaya sembilan etnis yang ada di Kabupaten Boalemo.
Karnaval budaya multi etnis ini bertujuan untuk melestarikan budaya dari berbagai etnis di Kabupaten Boalemo.
Kabupaten Boalemo merupakan salah satu daerah yang dihuni oleh sembilan etnis berbeda yaitu Gorontalo, Minahasa, Bajo, Jawa, Arab, Sangihe, Jawa Tondano, Bali dan Lombok.
"Selain itu kami juga menggelar pemilihan duta wisata yaitu `Nou dan uti` atau putra-putri Kabupaten Boalemo, yang merupakan corong promosi dan pengenalan pariwisata daerah," pungkasnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai promosi telah dilakukan agar masyarakat luas bisa mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan iven pariwisata tahunan yang digelar itu.
Selain datang untuk melihat berbagai iven di Festival Boalemo, wisatawan juga dapat mengunjungi objek wisata yang ada di daerah itu, seperti Pulo Cinta, Pantai Bolihutuo, perkampungan Bajo dan juga menikmati berbagai kuliner khas di daerah tersebut.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.