Dia melamar perempuan itu di Desa Jahan Abad di Provinsi Kerman di tenggara. Ketika perempuan tersebut menolaknya, pria itu pergi lalu kembali dengan senapan Kalashnikov dan melepaskan tembakan.
Perempuan itu menjadi korban pertamanya. Mehr melaporkan, ia kemudian menembaki seluruh keluarga sang perempuan, menewaskan sembilan orang termasuk tiga wanita dan dua anak.
Lima orang lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit, dengan dua orang dikabarkan dalam kondisi kritis, demikian dilaporkan Mehr.
Media Iran pernah memberitakan beberapa kasus yang disebut "kejahatan kehormatan" dalam beberapa tahun terakhir setelah lamaran pernikahan ditolak, termasuk menyiram air keras pada seorang perempuan. (mr)
Editor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.