Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Francesco Bagnaia mengatakan dirinya tidak maksimal pada hari pertama MotoGP GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (11/7), karena tengah menguji sasis baru.
“Hari ini penting karena kami mencoba sesuatu yang dapat mengubah perasaan saya di atas motor. Memang, menguji rangka baru di hari Jumat bukanlah hal yang ideal, dan kami siap menghadapi kemungkinan finis di luar sepuluh besar," kata Bagnaia, dikutip dari laman resmi Ducati di Jakarta, Sabtu.
Bagnaia mengorbankan dua sesi pertama yakni latihan bebas pertama dan latihan, untuk mengumpulkan data perbandingan.
Dalam waktu bersamaan, risiko yang diambil juara dunia 2022 dan 2023 itu sangat besar karena dapat membuatnya tidak masuk ke kualifikasi kedua (Q2) apabila tak berada di 10 besar pada sesi latihan.
Namun, pada akhirnya Bagnaia berhasil mengamankan posisi kesembilan di sesi latihan dengan waktu 1 menit 19,698 detik, lebih cepat 1,374 detik dari catatan waktu sebelumnya di sesi latihan bebas 1.
Dengan ramalan hujan pada hari Sabtu saat kualifikasi dan balapan sprint, Bagnaia mengonfirmasi bahwa motornya akan kembali menggunakan sasis standar.
Kendati demikian, uji sasis yang dilakukan itu dianggap dapat menjadi alternatif untuk memberikan keuntungan di sirkuit lain.
"Kami tetap tampil sangat baik: kami cukup kompetitif dalam hal kecepatan balapan, tetapi saya benar-benar merasakan penurunan cengkeraman di bagian belakang dengan ban lunak di antara putaran pertama dan kedua. Di putaran ketiga, saya berhasil mencatatkan lap lebih cepat dibandingkan putaran kedua, dan ini pertanda positif," kata pembalap asal Italia itu.
"Hari ini pendekatan saya terhadap time attack salah karena saya memacu di tempat yang seharusnya tidak saya lakukan dan kemudian saya melebar di putaran kedua. Sayang sekali, tetapi ini tetap merupakan start yang positif," tutur Bagnaia menambahkan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Uji sasis buat Bagnaia tak maksimal di hari pertama GP Jerman