Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie memastikan program pangan di daerah itu tetap terjaga.
"Pentingnya melakukan percepatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengejar target pembangunan tahun 2025, termasuk program pangan yang tetap terjaga," kata Idah di Gorontalo, Jumat.
Penekanan tersebut kata telah disampaikan pada rapat pimpinan bersama Gubernur Gorontalo di Kabupaten Boalemo.
Rapat pimpinan diikuti pimpinan OPD, yang dirangkaikan dengan pembahasan dan penyusunan rencana strategis (renstra).
Menurut Idah, meski agenda rapat bersifat rutin namun Gubernur menekankan sejumlah hal penting yang harus segera ditindaklanjuti, khususnya dalam menjaga program pangan.
"Sisa beberapa bulan di tahun ini, semua perlu ditingkatkan. Dari laporan Biro Ekonomi dan Pembangunan, memang kita meningkat dari tahun sebelumnya, tapi kekurangan juga masih ada. Sehingga kita harus bekerja lebih keras untuk mencapai target yang diharapkan," kata Idah.
Terkait capaian program pangan, Wagub memastikan pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target meski ada efisiensi anggaran.
"Untuk program pangan, kami tetap mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Baik melalui pasar bersubsidi, pangan murah, maupun cadangan beras. Saat ini cadangan beras yang tersedia mencapai lebih dari enam ribu ton untuk Provinsi Gorontalo," katanya pula.
Dengan ketersediaan cadangan pangan tersebut, Idah optimistis kebutuhan pangan masyarakat Gorontalo tetap terjamin, sekaligus mendukung stabilitas harga di pasaran.
