Kabupaten Bone Bolango (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjaring aspirasi dan informasi dari unsur pemerintah kecamatan dan desa serta masyarakat yang ada di wilayah pesisir di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
"Kami berkesempatan menyapa warga dan pemerintah di wilayah perbatasan Bone Bolango, Gorontalo dengan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara," ucap Gusnar di Gorontalo, Kamis.
Kegiatan tersebut dimulai dengan meninjau kondisi dan aktivitas di pos Kecamatan Bone, yang berfungsi untuk mengawasi setiap lalu lintas kendaraan bermuatan bahan dan hasil sektor peternakan dan pertanian.
Selanjutnya peninjauan kantor pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ada di Kecamatan Bone, di mana segala aktivitas pelayanan kesehatan di wilayah itu terpantau berjalan sebagaimana mestinya.
Kemudian kunjungan kerja di wilayah itu dilanjutkan dengan meninjau situasi dan kondisi di dua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Bone dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Bone Raya.
Kepada para guru dan siswa di dua sekolah itu, ia menitipkan harapan agar kiranya dapat menjaga kebersihan lingkungan termasuk kebersihan toilet dan memperhatikan kondisi ruang belajar, jika terdapat kerusakan, segera dilaporkan sehingga cepat diperbaiki.
Selain itu, ia bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta didampingi anggota legislatif daerah pemilihan setempat, juga bertatap muka dengan masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan bahan pokok.
Bantuan bahan pokok yang disalurkan meliputi 5 kilogram beras, 10 butir telur ayam, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir, yang dikemas dalam satu paket dan dibagikan kepada setiap kepala keluarga.
"Ini sudah menjadi janji saya bersama wakil gubernur saat kampanye, dan kami bersyukur hal ini telah ditunaikan. Ini juga merupakan program unggulan pemerintah dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok di tengah tingginya harga beras," ujarnya.
Kunjungan kerja gubernur dan wakil gubernur ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat, mulai dari pusat kota sampai ke wilayah pelosok Provinsi Gorontalo.
