Jakarta (ANTARA) - Tim voli duduk putra Indonesia harus puas dengan medali perak pada ASEAN Para Games 2025 setelah di babak final harus mengakui ketangguhan Myanmar dalam tiga set langsung 0-3 (17-25, 22-25, 14-25) di Liptanpanlop, Nakhonratchasima, Thailand, Minggu
Di set pertama, Indonesia mencoba untuk keluar dari tekanan Myanmar namun hingga memasuki pertengahan permainan tertinggal tiga poin, 7-10.
Myanmar kian tak terbendung dan mendulang poin demi poin untuk memperlebar jarak menjadi 17-10.
Dalam posisi tertekan, Indonesia tak bisa membalikkan kedudukan dan harus mengakui Myanmar, 25-17.
Pada set kedua, Myanmar masih menguasai tempo permainan dan memetik poin demi poin untuk unggul 13-10 di pertengahan set.
Tim Garuda mencoba untuk tampil menekan dan memperkecil kedudukan. Tapi solidnya permainan Myanmar membuat Indonesia kian tertinggal, 21-16. Myanmar akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 25-22.
Memasuki set ketiga, Indonesia justru kehilangan tempo permainan dan kerap melakukan kesalahan-kesalahan yang bisa dimanfaatkan Myanmar.
Di pertengahan set, Myanmar bisa unggul empat poin atas Indonesia, 16-12.
Sayangnya Sukarno dan kawan-kawan gagal memperkecil kedudukan dan mengakui ketangguhan Myanmar dengan 14-25.
Lewat hasil ini tim Merah Putih harus puas naik ke podium kedua dan mendulang medali perak.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tim voli duduk Indonesia harus puas koleksi perak
