Gorontalo (ANTARA) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan riset bidang ekonomi dengan berhasil menambah jumlah doktor di tempat itu.
"Kita kembali memperkuat amunisi akademik, di antaranya dengan menambah jumlah doktor di bidang ekonomi. Salah satunya adalah Dr Boby Rantow Payu SSi ME," kata Rektor UNG Eduart Wolok di Gorontalo, Selasa.
Ia menjelaskan Dr Boby Rantow adalah dosen yang dikenal sebagai salah satu pakar dalam proyek SDGs–SSTC–GIZ.
Dalam disertasi, Boby berhasil mengkaji literasi keuangan, perilaku keuangan dan inklusi masyarakat keuangan Indonesia dengan pendekatan panel data lintas provinsi.
Tema tersebut sesuai penjelasan Boby, katanya, dipilih karena relevan dengan tantangan pembangunan nasional saat ini, di mana fokus riset yang dilakukan yakni mendorong partisipasi masyarakat di sektor keuangan dan investasi.
Temuan ini diharapkan tidak hanya menjadi tumpukan kertas di perpustakaan, tetapi menjadi referensi bagi pembuat kebijakan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Ia mengapresiasi capaian dosen FEB UNG tersebut.
"Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, diharapkan akan semakin memperkuat posisi FEB sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang ekonomi khususnya di kawasan timur Indonesia," katanya.
Dekan FEB UNG Raflin Hinelo menyambut positif kehadiran doktor baru ini.
Ia mengatakan kualifikasi pendidikan tertinggi yang diraih dosen tersebut, akan berdampak langsung pada penguatan layanan tri dharma perguruan tinggi di fakultas.
“Keberhasilan ini tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi suntikan energi bagi UNG dalam memperkokoh kualitas tenaga pendidik di level tertinggi,” katanya.
