Gorontalo (ANTARA) - Pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre (GIC) mulai dilakukan, dengan membersihkan lahan yang membersihkan lahan di Desa Talulobutu Selatan, Kecamatan Tapa.
Ketua Yayasan GIC Wahyudin Katili di Gorontalo, Minggu mengatakan pihaknya membersihkan areal pembangunan yang masih dipenuhi semak belukar mulai dibersihkan.
Pihak Yayasan GIC mengerahkan satu unit escavator dan satu unit grader untuk pekerjaan tersebut.
Ada sekitar 5.800 meter persegi areal yang diratakan dengan volume timbunan sekitar 2.500 kubik.
“Alhamdulillah pada Jumat kemarin tim sudah mulai melaksanakan beberapa pekerjaan fisik menindaklanjuti peletakan batu pertama pembangunan masjid raya yang dilakukan oleh Bapak Gubernur bersama masyarakat pada 12 Desember tahun lalu” kata Wahyudin.
Lebih lanjut katanya, ada empat aktivitas fisik pembangunan yang akan dilakukan tahun ini yakni pemasangan pagar, pembangunan pos jaga serta kantor.
Jalan masuk dari jalan lingkar luar juga ditata agar memudahkan aktivitas pekerjaan GIC.
“Kami berharap progres pembangunan masjid raya mulai nampak tahun ini, dimulai dengan memetakan luas efektif yang masih dipenuhi belukar, kemudian batas-batas lahan yang sudah dikuasai dan membersihkan bagian tapak," tambahnya.
Donasi dari masyarakat yang terkumpul hingga tanggal 6 Februari 2026 sebesar Rp1.731.929.409.
Selain masyarakat umum dan pemangku kepentingan, dukungan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Gorontalo yang menggalang donasi dari setiap organisasi perangkat daerah dirasa cukup signifikan.
