Direktur Bank Sampah Mutiara (BSM) Purwanto, Selasa, mengatakan setiap hari sampah yang masuk yaitu botol dan gelas plastik, kertas, kardus dan juga berbagai jenis besi.
"Empat ton itu didapat dari armada mobil truk sampah maupun dari masyarakat yang mengumpulkan sampah untuk dijual ke tempat kami," ujarnya.
Purwanto mengungkapkan bahwa sampah dapat menjadi uang jika dikelola dengan baik dan di kumpulkan kembali.
"Sampah plastik itu tidak terurai walaupun sudah bertahun-tahun terbuang, namun jika didaur ulang, sudah pasti dapat menjaga lingkungan serta menjadi sumber mata pencarian," ucapnya.
Purwanto menjelaskan bahwa BSM yang dikelola olehnya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ingin bekerja dengan mengumpulkan sampah, membersihkan, memilih dan menjualnya.
"Sampah daur ulang yang kita olah di sini ada yang membawa langsung ke TPS ada juga yang kami jemput langsung, seperti ke rumah warga ataupun sekolah," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kelompok masyarakat yang dibentuk olehnya bertugas untuk mengumpulkan sampah di lingkungan masing-masing yang kini telah berjumlah empat kelompok.
Pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang serta pengadaan air menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo merilis ekonomi Gorontalo menjadi salah satu lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan III-2017 dengan persentase sebesar 16,33 persen.
Pewarta: Adiwinata SolihinEditor : Hence Paat
COPYRIGHT © ANTARA 2026