Jakarta (ANTARA) - Mantan juara kelas bulu Ultimate Fighting Championship (UFC) Ilia Topuria mengklaim pihak UFC telah menjanjikan perebutan gelar kelas ringan untuknya setelah ia mengosongkan gelar kelas bulu untuk bersaing di kelas ringan.
"Saya tidak sepenuhnya yakin apa pertarungan saya selanjutnya. Satu-satunya hal yang saya yakini adalah kata UFC bahwa pertarungan saya selanjutnya adalah untuk memperebutkan gelar juara dunia," kata Ilia Topuria dalam laporan laman MMA Fighitng yang dipantau di Jakarta, Selasa.
Topuria akan naik ke divisi 155 pound (kelas ringan) setelah mengosongkan sabuk juara kelas bulu yang akan diperebutkan dalam pertarungan Alexander Volkanovski melawan Diego Lopes dalam laga utama UFC 314 pada 12 April mendatang.
Petarung asal Spanyol itu belum mendapatkan kabar resmi apakah ia akan bertarung melawan juara kelas ringan, Islam Makhachev, atau penantang lainnya untuk mendapatkan kesempatan tersebut.
Namun, ia meyakinkan para pendukungnya bahwa apa pun yang terjadi, UFC telah menjamin bahwa pertarungan berikutnya adalah untuk memperebutkan gelar juara kelas ringan.
"Hanya itu yang saya tahu (perebutan gelar juara). Setelah itu, apakah itu akan dengan Islam, apakah itu akan menjadi Charles, saya tidak tahu," katanya.
Ia melanjutkan, "Sabuk itu akan dipertaruhkan. Itu akan dipertaruhkan. Itu adalah janji mereka untuk membiarkan gelar saya kosong. Mereka (UFC) selalu menepati janjinya".
Petarung berjulukkan "La Leyenda" itu tidak bersikeras bahwa Makhachev harus menjadi lawannya, namun, ia memastikan siap bertarung memperebutkan gelar dengan harus melawan Makhachev atau pun melawan seorang penantang lain, jika Makhachev mengosongkan gelar untuk naik ke kelas welter.
Penantang lain di kelas ringan adalah Charles Oliveira, yang sebelumnya pernah menyatakan ketertarikan untuk bertarung dengan Topuria, yang memicu pertengkaran verbal di antara keduanya.
Namun, Oliveira baru-baru ini meremehkan Topuria, dengan mengatakan bahwa ia bukanlah lawan yang hebat, yang menarik tanggapan tajam dari Topuria, yang mempertanyakan penghargaan yang diberikan oleh Oliveira.
Topuria pun menyebutkan Oliviera memiliki 10 kekalahan dengan lima kekalahan knockout (KO) dan empat kekalahan melalui submission, serta satu keputusan juri.
“Saya tidak meremehkan (Oliveira), saya mengatakan yang sebenarnya. Dia memiliki 10 kekalahan. Saya tidak mengatakan apa-apa lagi," katanya.
Ia mengatakan, lightweight adalah divisi terberat yang pernah ada. Saat Oliviera berlaga di divisi 145 (kelas bulu), kata dia, bahkan Cub Swanson mengalahkannya.
"Di situlah percakapan itu berakhir," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ilia Topuria klaim UFC telah menjanjikan perebutan gelar kelas ringan