Gorontalo (ANTARA) - Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memberi pelatihan bagi aparat desa, dalam pengelolaan dana desa.
"Ini sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan dana desa, sehingga Universitas Negeri Gorontalo terus memberikan penguatan bagi aparat desa dalam pengelolaan anggaran," kata koordinator desa KKN tematik UNG Arya Aditya di Gorontalo, Kamis.
Pelatihan difokuskan dalam penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) berbasis analisis harga satuan pekerjaan (AHSP).
Kegiatan pelatihan digagas oleh mahasiswa program KKN tematik di Desa Tuloa, Kecamatan Bulango Utara Bone Bolango, dengan melibatkan aparatur desa, kader kesehatan hingga perwakilan karang taruna.
Pelatihan mengusung tema peningkatan kapasitas aparatur desa dalam penyusunan RAB sesuai standar harga satuan dalam kegiatan pembangunan infrastruktur desa.
Pelatihan menekankan tentang pentingnya keterampilan teknis aparat desa dalam mengelola anggaran.
Dengan penerapan standarisasi melalui AHSP, dapat menjadi salah satu solusi bagi desa dalam meminimalisir kesalahan perhitungan biaya.
"Diharapkan aparatur desa akan memiliki kompetensi dalam menyusun perencanaan pembangunan sesuai aturan yang berlaku, transparan dan dapat juga dipertanggungjawabkan," katanya.
Menurutnya melalui kompetensi dalam menyusun RAB desa, merupakan salah satu pondasi penting dalam upaya mewujudkan pembangunan desa yang efektif.
Terlebih dengan komitmen dalam melaksanakan transparansi dan akurasi anggaran yang dikelola desa, menjadi tolok ukur program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Kepala Desa Tuloa yang diwakili oleh kepala dusun II Arlan Igirisa menyambut baik program pelatihan yang dilaksanakan oleh mahasiswa UNG.
Pelatihan semacam ini kata dia, membuat aparatur desa merasa terbantu dengan materi yang diberikan oleh pembawa materi, terutama dalam aspek penyusunan RAB.
"Ke depan, program KKN tematik diharapkan mampu menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat," katanya.
Baca Juga : Optimalkan Pengelolaan Dana Desa, Mahasiswa KKN Tematik Berikan Pelatihan Untuk Aparat Desa
