Gorontalo (ANTARA) - Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mengapresiasi kepedulian Polri bagi kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Bakti Kesehatan Polri Kewilayahan Polda Gorontalo.
"Ini bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat," kata Idah di Gorontalo, Kamis, pada kegiatan yang berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Idah mengatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo merasa terhormat dapat diundang untuk bersinergi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Kegiatan ini luar biasa karena melibatkan para dokter ahli, dokter spesialis, hingga dokter umum. Selain pemeriksaan kesehatan, juga ada khitanan massal dan pemberian obat langsung kepada warga. Ini sangat membantu masyarakat yang mungkin selama ini belum sempat memeriksakan kesehatannya,” kata Idah.
Bakti kesehatan meliputi pengobatan umum, pengobatan spesialis, pemeriksaan laboratorium sederhana, khitanan massal, USG, pelayanan Keluarga Berencana (KB), hingga pembagian kacamata gratis.
Polri juga menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang datang berobat.
Menurut Idah, kegiatan ini memiliki dampak besar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
Ia juga menilai inisiatif Polri sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo yang rutin mengadakan kegiatan serupa, seperti pemeriksaan kesehatan gratis pada setiap pasar murah, serta kegiatan sosial lainnya melalui berbagai organisasi masyarakat dan organisasi wanita.
"Tujuan kita sama, yakni menciptakan masyarakat Gorontalo yang sehat dan sejahtera. Menuju Indonesia Emas 2045, kita harapkan masyarakat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas dan mampu berkontribusi positif bagi daerah," kata Idah.
Kegiatan Bakti Kesehatan Polri Kewilayahan Polda Gorontalo mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut.
Sinergi antara Polri dan pemerintah daerah diharapkan terus terjalin untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Gorontalo.
Pewarta: Susanti SakoEditor : Debby H. Mano
COPYRIGHT © ANTARA 2026