Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bulango Ulu hampir rampung dan progres nya hingga saat ini telah mencapai 90 persen.
Hal itu dipastikan Gusnar usai meninjau pekerjaan PSN di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango.
Bendungan Bulango Ulu, kata Gusnar di Gorontalo, Kamis mulai dibangun pada tahun 2019 dengan anggaran mencapai Rp2,46 triliun.
Bendungan ini memiliki kapasitas tampung air mencapai 93,549 juta meter kubik serta luas genangan 549,11 hektare.
"Pekerjaan fisik bendungan kini sudah mencapai lebih dari 90 persen. Direncanakan bulan Maret 2026 proses penggenangan awal,” kata Gusnar.
Ia menegaskan, proyek strategis ini rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Pengusulan tersebut karena Bendungan Bulango Ulu merupakan salah satu bendungan terbesar di Indonesia.
“Kita usulkan diresmikan oleh bapak Presiden Prabowo Subianto, tapi tergantung waktunya beliau,” kata Gusnar.
Bendungan Bulango Ulu nantinya akan berfungsi sebagai sumber air bersih untuk sekitar 880.000 jiwa.
Bendungan ini juga memiliki potensi sebagai pembangkit listrik sekitar 80 megawatt, irigasi untuk 5.000 hektare sawah, serta sebagai destinasi wisata.
Menurutnya infrastruktur di kawasan ini terutama di desa-desa di sekitar Bendungan Bulango Ulu akan dibuat bagus.
Pembangunan infrastruktur jalan akan dilakukan secara bertahap untuk memudahkan akses dan kunjungan ke kawasan itu.
"Infrastruktur terutama di desa-desa dan di areal ini akan di buat bagus akses nya, terutama jalannya namun ini akan dilaksanakan secara bertahap," kata Gusnar.
