Gorontalo (ANTARA) - Momen Wisuda ke-59 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bukan hanya tentang toga dan ijazah. Di tengah prosesi yang khidmat, sebuah kisah inspiratif lahir dari panggung wisuda. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., menunjukkan kepedulian nyata terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda Timor Leste, dengan memberikan kejutan berupa hadiah beasiswa penuh kepada salah satu wisudawan asing.
Adalah Salvarinho Da Costa Ruing Binsasi, yang baru saja resmi menyandang gelar Ahli Madya Farmasi (D-III), mendapatkan kejutan luar biasa yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, Beasiswa penuh untuk melanjutkan studi ke jenjang Sarjana (S1) hingga profesi Apoteker.
Kejutan ini datang langsung dari Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., IPU., ASEAN.Eng., di tengah sambutannya, Rektor secara khusus memanggil nama Salvarinho dan mengumumkan keputusan institusi untuk membiayai kelanjutan pendidikan pemuda asal Timor Leste tersebut secara gratis. Beasiswa yang diberikan kembali untuk Salvarinho ini, merupakan bentuk kepedulian Rektor dalam mendukung kemajuan SDM, bagi masyarakat kurang mampu yang ada di Timur Leste.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kita akan proses supaya Salvarinho Da Costa Ruing Binsasi dapat meraih cita-citanya,” ucap Rektor di hadapan para wisudawan dan orang tua yang hadir.
Pemberian beasiswa ini bukan tanpa alasan. Rektor memandang bahwa kapasitas sebagai Ahli Madya saja belum cukup bagi Salvarinho untuk melakukan perubahan besar di kampung halamannya. Timor Leste, menurutnya, sangat membutuhkan tenaga ahli di bidang farmasi.
“Timor Leste membutuhkan sosok seperti Salvarinho. Akan jauh lebih baik jika nantinya ia pulang bukan hanya sebagai ahli madya, tapi sebagai seorang Apoteker lulusan UNG,” tegas Rektor.
Investasi pendidikan yang dia tempuh di UNG, diharapkan menjadi jembatan bagi Salvarinho untuk membawa perubahan nyata. Dengan ilmu yang mumpuni, ia diharapkan dapat membantu masyarakat di Timor Leste yang memang sangat membutuhkan layanan kesehatan dan kefarmasian yang berkualitas.
“Dukungan penuh dari UNG ini merupakan bukti nyata bahwa "Kampus Kerakyatan" tidak hanya peduli pada mahasiswa lokal. UNG tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga berkomitmen membangun jembatan harapan bagi masa depan bangsa-bangsa di kawasan khususnya untuk saudara-saudara kita di Timur Leste,” pungkasnya.
Baca juga : Kepedulian untuk Timor Leste, Rektor UNG Berikan Beasiswa S1 hingga Profesi Apoteker kepada Wisudawan Asing
