Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyusun rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di bidang kepegawaian untuk mengintegrasikan manajemen sumber daya manusia (SDM) agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur di Gorontalo, Selasa mengatakan kolaborasi terstruktur antara provinsi dan kabupaten adalah kunci untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang adaptif.
"Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kebijakan di bidang kepegawaian, sekaligus memastikan pengembangan aparatur berjalan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah," ujar Sugondo.
Salah satu poin yang dibahas dalam rancangan kerja sama tersebut adalah penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dasar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Melalui kerja sama itu, pelaksanaan latihan dasar diharapkan menjadi lebih terkoordinasi dan efisien secara administratif maupun teknis.
"Ruang lingkup kerja sama ini juga mencakup pengembangan kompetensi aparatur melalui program pelatihan berkelanjutan, pembinaan kepegawaian yang lebih terintegrasi, serta pengelolaan SDM yang selaras antara kebijakan pusat, provinsi, dan daerah," kata dia.
Asisten I Setda Kabupaten Gorontalo Nawir Tondako menambahkan,efisiensi pengelolaan kepegawaian akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya payung hukum kerja sama yang jelas, Pemkab Gorontalo optimistis proses birokrasi akan menjadi lebih ramping dan berdaya saing tinggi. Hal ini merupakan bagian dari upaya besar daerah dalam menciptakan aparatur yang mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat dan tepat.
