Jakarta (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan isu pembayaran insentif mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap dibayarkan meski hari libur.
Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu, menjelaskan operasional SPPG dihitung enam hari kerja, di mana pada hari Minggu tidak dibayarkan.
"Pada hari libur nasional yang jatuh di hari kerja, insentif tetap dibayarkan berdasarkan prinsip standby readiness (kesiapsiagaan fasilitas). Artinya, meskipun siswa libur, fasilitas, sistem pengawasan, dan tenaga ahli tetap harus siap siaga apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk intervensi gizi darurat," katanya.
Ia mencontohkan terkait dengan situasi bencana atau program komunal lainnya yang membutuhkan kehadiran SPPG. Pada saat bencana banjir dan longsor melanda Aceh dan Sumatra pada akhir tahun 2025, SPPG juga dialihfungsikan sebagai dapur darurat.
"Pembayaran tersebut merupakan retensi kesiapan fasilitas, serupa dengan sistem sewa properti komersial yang tidak berhenti karena hari libur," ujar dia.
Ia juga mengklarifikasi terkait isu relasi politik dan seleksi mitra.
Menurutnya, BGN merupakan lembaga teknokratis sehingga seleksi mitra dilakukan secara terbuka dengan persyaratan ketat.
"Siapa pun, swasta, koperasi, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), atau yayasan yang memiliki kapasitas investasi Rp2,5–6 miliar, lahan dengan zonasi sesuai, serta mampu memenuhi standar higienitas dan keamanan pangan sesuai petunjuk teknis, berhak mengikuti proses seleksi," katanya.
Ia juga menekankan tidak ada jaminan kekebalan bagi pihak manapun. Apabila melanggar SOP keamanan pangan, SPPG tetap dapat dihentikan sementara atau diputus kontraknya. Standar teknis dan kepatuhan menjadi satu-satunya parameter evaluasi.
"Program MBG dibangun dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi fiskal. Narasi yang menyederhanakan angka pendapatan kotor menjadi keuntungan bersih, atau yang mengabaikan risiko investasi dan mekanisme pengawasan keuangan, tidak mencerminkan realitas skema kemitraan yang berlaku," katanya.
BGN berkomitmen menjaga tata kelola yang profesional, berbasis standar, dan berorientasi pada kepentingan gizi anak Indonesia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BGN luruskan isu pembayaran insentif mitra SPPG pada hari libur
