Gorontalo (ANTARA) - Bupati Bone Bolango, Provinsi Gorontalo Hamim Pou mengatakan bahwa Hotel Suwawa yang merupakan hotel pertama di daerah itu dapat difungsikan menjadi rumah adat.
"Keberadaan hotel ini, juga diharapkan akan menjadi tempat pelaksanaan upacara-upacara adat dan juga penyelenggaraan hajatan keluarga," ujar Hamim di Gorontalo,Rabu.
Misalnya acara maupun resepsi khitanan, pembaiatan, termasuk resepsi pernikahan dan setelah resepsi pernikahan, pengantin bisa bermalam di Hotel Suwawa itu.
Bupati pun berharap dukungan dari masyarakat setempat dan masyarakat Bone Bolango secara keseluruhan atas pembangunan Hotel Suwawa tersebut.
"Mohon dukungannya, In syaa Allah kehadiran hotel ini akan meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitarnya," harap Hamim.
Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Bone Bolango Nirwan Utiarahman menjelaskan, pembangunan Hotel Suwawa tersebut sesuai perencanaannya dianggarkan sebesar Rp6 miliar.
Namun untuk tahap pertamanya tahun 2019 pagu yang dianggarkan sebesar Rp3 miliar dan sisanya akan dianggarkan pada tahun 2020. Untuk tahap pertamanya dari nilai pagu Rp3 miliar, itu ditawar oleh pihak penyedia Rp2,857 miliar.
Bangunan ini didesain dua lantai, dimana lantai pertama adalah ruang pertemuan, dan lantai kedua terhadap sembilan kamar, yakni dua kamar luasnya masing-masing 9x6 meter, dan tujuh kamar lainnya masing-masing luasnya 6x4,5 meter.
"In syaa Allah pembangunan Hotel Suwawa ini akan selesai secara keseluruhan pada tahun 2020," pungkas Nirwan Utiarahman.
