Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo meminta semua pihak agar melakukan efisiensi pemanfaatan sumber daya alam (SDA) untuk pelestarian lingkungan.
"Efisiensi ini contohnya dalam hal penggunaan air, listrik, termasuk makanan, karena sekarang kita perlu melakukan diversifikasi," jelas Bupati saat Seminar Pendidikan di SMK Negeri 1 Mootilango, Kamis.
Bupati Nelson menekankan, perilaku terhadap sumber daya alam juga harus didukung dengan kesadaran serius untuk memelihara kelangsungan sumber daya alam, yakni menanamkan budaya menanam.
Kurangnya budaya menanam dan kelalaian terhadap lingkungan, menurut Bupati, telah berakibat pada berkurangnya oksigen sehingga menimbulkan pemanasan global.
"Nah, bagaimana di sekolah, gebyar Adiwiyata sudah saatnya mesti digalakan dan menjadi pola hidup di sekitar kita," kata Bupati.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo pun, pada tahun 2017 telah menganggarkan pelestarian lingkungan melalui dukungan dana desa sebesar 10 persen di setiap tahun, termasuk anggaran dari APBD.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Seminar, Baharudin Puyo, yang juga Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Mootilango memandang saatnya peran pendidikan mengambil bagian menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), khusuanya berhadapan dengan lingkungan yang berkenaan dengan pasar bebas.
"Oleh karena itu SMK Mootilango bekerjasama Dikbud Kabupaten Gorontalo menggelar seminar ini, sumber daya alam," jelas Baharudin Puyo.
Seminar pendidikan tersebut, diikuti 700 peserta yang terdiri dari para guru di semua tingkatan dan para Kepala Desa se Boliyohuto dan sekitarnya.
Selain itu, pada seminar tersebut, siswa SMK Mootilango memamerkan berbagai kreativitas sesuai dengan jurusan, yang kini mulai dipasarkan secara internal dan eksternal bagi masyarakat di lingkungan sekolah.
