Gorontalo (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo terus memperkuat kegiatan pengawasan melalui tayangan edukasi tentang pengawasan pemilu yang dikemas dalam program 'Ngobrol Pemilu" (Ngopi).
"Program ini kita sajikan dengan nama 'Ngopi' yang akan rutin digelar setiap pekan pada hari Kamis dalam bentuk siaran tunda memanfaatkan platform media sosial milik Bawaslu Gorontalo Utara," kata Ketua Bawaslu Gorontalo Utara Ronal Ismail di Gorontalo, Jumat usai meluncurkan program tersebut.
Ia mengatakan tujuan utama pihaknya menyajikan program 'Ngopi', adalah untuk memperkuat nilai-nilai pengawasan dan meningkatkan pemahaman seputar kepemiluan, dimulai dari internal Bawaslu kemudian diluncurkan ke ruang publik.
Pemahaman tentang pengawasan pemilu baik di internal maupun kepada publik kata dia, tidak boleh terputus.
Oleh karena itu, 'Ngopi' disajikan dengan harapan dapat terus memberi referensi-referensi berkualitas dalam membangun kinerja pengawasan secara berkesinambungan khususnya di internal lembaga tersebut, kemudian disajikan kepada publik.
Program 'Ngopi' setiap Kamis diselenggarakan oleh pihak Sekretariat Bawaslu, sebagai ruang diskusi internal yang melibatkan jajaran sekretariat dan unsur pimpinan, dengan mengangkat isu-isi aktual terkait kepemiluan, strategi pengawasan, penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa serta kebijakan kelembagaan.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas (HP2H) Fadli Bukoting selaku penggagas program 'Ngobrol Pemilu' mengatakan harapan program tersebut menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menyongsong tahapan pemilu dan pemilihan di masa mendatang, sehingga siap disajikan dengan tepat, akurat dan menarik untuk publik.
'Ngopi' pun bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan jajaran internal Bawaslu sebagai bagian paling penting, termasuk dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM yang mampu berinovasi di tengah kondisi efisiensi saat ini.
"Kita dituntut dapat terus menyajikan kualitas pekerjaan terbaik, melalui program-program inovatif yang dikerjakan oleh seluruh personel Bawaslu, serta diharapkan dapat tersaji dengan tepat untuk masyarakat," katanya.
Mengisi tahapan pemilu yang saat ini masih berkutat dengan kegiatan pengawasan pemutakhiran data pemilu berkelanjutan, Bawaslu berupaya tetap konsisten memberikan informasi maupun edukasi penting menyangkut kegiatan pengawasan pemilu.
"Kami berharap kegiatan ini mendapat respon yang baik di internal maupun oleh publik sebagai upaya memperkuat kinerja pengawasan untuk mewujudkan pemilu bebas pelanggaran," imbuhnya.
