Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Wali Kota Gorontalo Marten Taha, mengatakan, warga yang menggunakan fasilitas air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat, masih sangat minim.
Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari Direktur PDAM Kota Gorontalo, hingga awal tahun 2015 ini, sekitar 30 persen bangunan rumah di daerah ini yang menggunakan fasilitas PDAM.
"Jumlah ini sangat minim, sebab air sangat dibutuhkan warga untuk kegiatan sehari-hari,�" kata Marten, namun tidak memerinci berapa fasilitas jaringan PDAM yang sudah terpasang untuk setiap bangunan rumah.
Menurut dia, masih minimnya warga yang menggunakan fasilitas PDAM tersebut, karena memang persedian debit air yang akan disalurkan untuk kebutuhan konsumen di daerah ini masih terbatas, sehingga itu ada permintaan pasang baru belum dapat dilayani.
Untuk tahun 2015 ini, Pemerintah Kota Gorontalo akan menambah satu unit pompa air yang bisa menyuplai kebutuhan pada pelanganan, sebab saat ini baru ada dua mesin ataupun pompa yang dimiliki PDAM.
Ketua DPRD Kota Gorontalo Feriyanto Koniyo mengatakan, rencana pemerintah Kota Gorontalo untuk membangun dan menambah fasilitas pompa untuk PDAM, sudah disetujui dan realisasinya dilaksanakan pertengahan 2105 nanti,
"Kami ingin seluruh bangunan, baik rumah maupun perkantoran sudah menggunakan fasilitas air bersih untuk keperluan setiap hari," kata Koniyo.
Untuk memenuhi kebutuhan pelangangan di daerah ini, PDAM masih bekerja sama dengan dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bulango, sebab debit air di daerah tetangga tersebut sangat banyak.
"Kerja sama dengan derah tetangga tersebut sudah puluhan tahun lamanya, sehingga Kota Gorontalo perlu ada jaringan sendiri dalam melayani kebutuhan pelanganan," kata Koniyo.
