Kabupaten Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo meluncurkan program rumah murah untuk petani milenial yang digagas Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan, peluncuran program itu bukan sekadar seremoni melainkan langkah nyata dalam mendorong pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada generasi muda.
"Hari ini kita tidak hanya menyaksikan peluncuran sebuah program, tetapi memulai babak baru untuk memperkuat kesejahteraan petani muda. Ini adalah bentuk inovasi sosial yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan zaman," ucap Bupati.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gempita Gorontalo atas inisiatifnya, serta kepada Real Estat Indonesia (REI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra strategis yang mendukung realisasi program tersebut. Kolaborasi itu, menurutnya, menjadi model kemitraan pembangunan yang ideal antara pemerintah, komunitas, dan sektor swasta.
Bupati menekankan bahwa petani milenial membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan bertani dan lahan garapan. Mereka juga perlu akses terhadap perumahan yang layak sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup.
"Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga pondasi stabilitas sosial dan psikologis. Dengan program ini, kita memberikan bentuk dukungan nyata bagi petani milenial agar lebih sejahtera dan percaya diri menjalani profesi nya," kata Sofyan.
Program rumah murah itu diharapkan menjadi solusi terhadap kesenjangan kepemilikan rumah di kalangan petani muda, serta menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk memilih sektor pertanian sebagai karier masa depan yang menjanj
ikan.
