Gorontalo (ANTARA) - Dinas Kominfo dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Gorontalo tetap konsisten menjalin kerja sama dengan pihak media, di tengah efisiensi anggaran Tahun 2026.
Pelaksana tugas (PLT) Kepala Dinas Kominfotik Sri Wahyuni D. Matona di Gorontalo, Selasa mengatakan kerja sama tersebut dipandang penting agar komunikasi publik melalui berbagai kanal media massa, dapat berjalan dengan baik.
"Kami menggelar pertemuan dengan para pimpinan media untuk membahas kerja sama di tahun 2026 ini," kata Wahyuni.
Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang baik di tahun 2025.
"Tahun 2026 kami pun terdampak efisiensi anggaran, sehingga anggaran sangat minim, namun kami tetap komitmen dan mempertimbangkan untuk tetap melakukan kerja sama dengan teman-teman media dengan memaksimalkan anggaran yang ada,” katanya.
Peran media kata dia, sangat penting sebagai jembatan informasi dan komunikasi pemerintah dengan masyarakat atau sebaliknya.
Media memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyebarluasan informasi tetapi juga sebagai kontrol sosial di tengah-tengah masyarakat.
“Oleh sebab itu tidak ada alasan pemerintah tidak menjalin kerja sama yang baik dengan teman-teman media. Meskipun kami akui nilainya cukup kecil,” katanya.
Tahun 2025 Pemprov Gorontalo bekerja sama dengan 15 media daring dan dua media cetak lokal.
Kerja sama juga dilakukan dengan TVRI dan RRI Gorontalo sebagai lembaga penyiaran publik nasional.
Pada pertemuan itu Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie melalui Kadis Kominfotik menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras media selama tahun 2025.
"Berkat peran media, Gorontalo mampu bersaing dengan provinsi lainnya dalam literasi digital," katanya pula.
