Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum menyerukan kepada seluruh keluarga di Indonesia untuk berkumpul dan bercengkerama paling tidak satu jam per hari.
"Kita ingin menguatkan pendidikan karakter anak. Jadi dengan satu jam berkualitas bersama keluarga, harapannya nilai-nilai yang kita tahu secara agama, secara budaya, itu bisa kita tanamkan kepada anak-anak kita," kata Roro dalam kegiatan Hari Keamanan Berinternet 2026 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa.
Roro menyebutkan hal ini bisa diwujudkan melalui berbagai macam kegiatan, salah satunya makan bersama di meja makan atau di ruang keluarga.
Ia menilai pada saat makan bersama, sebuah keluarga bisa mendiskusikan berbagai masalah, seperti cerita pengalaman di sekolah, cerita soal teman, hingga bercerita soal tren terkini dan gim yang sedang dimainkan anak.
"Manfaatkan satu jam itu ya sama keluarga benar-benar, tidak lagi kita pegang gadget-nya. Mungkin tidak dengan membuat pembatasan, kalau anak dibatasi cenderung ternyata curi-curi itu biasanya seperti itu," ujarnya.
"Ini yang mungkin harus kita lakukan. Ini adalah inisiatif kita supaya melekatkan, membangun bonding antara anggota keluarga. Tidak mudah, harus ada pengorbanan dari si anak maupun dari si orang tua. Maka kita membuat ini menjadi satu gerakan," ucap Roro menegaskan.
Senada, sebelumnya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengajak satuan pendidikan untuk memperkuat pendidikan karakter terkait perubahan iklim dengan mengenalkan budaya green time pada murid, untuk mengurangi screen time.
Menurutnya, disrupsi yang diakibatkan oleh perubahan iklim (climate change) membawa dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari aspek ekonomi, sosial, budaya hingga politik sehingga para murid perlu memiliki pemahaman mengenai langkah-langkah untuk menekan dampak tersebut sebagai bekal di masa depan.
"Kita berkepentingan agar anak mulai bergeser dari screen time ke green time, dari melihat layar menjadi melihat realita kehidupan yang sebenarnya. Menjadi aktivitas yang mengeksplorasi kondisi lingkungan sekitar," kata Pratikno (9/2).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenko PMK serukan keluarga berkumpul setidaknya satu jam per hari
