Gorontalo (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyalurkan bantuan kepada 300 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Gorontalo dan Bone Bolango.
Bantuan program Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan itu diserahkan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, yang didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.
"Kalau bantuan biasa hari ini diserahkan, mungkin satu jam berikut habis dikonsumsi atau dipakai, tapi kalau bantuan modal usaha UMKM seperti ini, hari ini kita serahkan, besok, lusa, minggu depan atau bulan depan harus terlihat hasilnya. Dengan bantuan ini tentu kita harapkan usaha penerima bantuan akan semakin berkembang," kata Gusnar di Gorontalo, Minggu.
Menurutnya, terpilihnya Bone Bolango, tidak lain adalah aspirasi dari masyarakat yang menyampaikan langsung kepada bupati bahwa pelaku UMKM ingin mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi.
Selanjutnya, bupati atau pemda setempat dapat menyampaikan aspirasi tersebut kepada dirinya sebagai gubernur atau dinas terkait.
"Ini yang dimaksud bahwa masyarakat Gorontalo bebas menyampaikan aspirasi kepada pemerintah sebagai pelayan masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Gusnar juga menegaskan Pemprov Gorontalo akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap sasaran dan target dari program bantuan modal usaha ini.
"Nanti, tim akan datang untuk memonitor melihat perkembangan usaha yang Bapak/Ibu lakukan. Supaya saya yakin, semua yakin, apakah nanti bantuan ini bisa ditambah lagi. Jadi kalau yang dibantu ini usahanya makin baik, makin berkembang, pemerintah akan terus bantu, akan terus dorong juga," katanya.
Adapun empat kategori UMKM yang mendapatkan bantuan adalah pemilik kios/warung, penjual kue, aneka minuman, dan usaha gorengan.
Rinciannya, pemilik kios/warung total bantuan berupa 50 kilogram beras, lima liter minyak goreng dan lima kilogram gula pasir.
Untuk penjual kue terdiri atas 15 kilogram mentega, 10 kilogram gula pasir, tujuh liter minyak goreng dan enam kilogram tepung terigu. Kemudian ada usaha gorengan dengan bantuan 30 liter minyak goreng dan 12 kilogram tepung terigu.
Terakhir, penjual aneka minuman mendapatkan 25 kaleng susu kental manis dan 25 kilogram gula pasir. Total keseluruhan bantuan yang diserahkan ini senilai Rp300 juta.