Gorontalo, (ANTARA GORONTALO) - Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Bone Bolango Taufik Sidiki mengatakan bahwa jumlah koperasi di Indonesia secara keseluruhan mengalami peningkatan hingga 3,35 persen.
Berdasarkan data kementerian negara koperasi dan usaha kecil menengah Republik Indonesia, bahwa diusianya yang ke 66 koperasi di Indonesia banyak mengalami perkembangan dan kemajuan, kata Taufik di Gorontalo, Kamis.
Selama kurun waktu 66 tahun, koperasi di Indonesia telah memberikan andil bersama-sama dengan pelaku ekonomi lainnya dalam perekonomian negara dan kesejahteraan rakyat.
"Ini bisa dilihat dari data yang menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia beberapa tahun terakhir sangat signifikan," katanya.
Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2012 sebesar 6,23 persen dan pada tahun yang sama jumlah koperasi di Indonesia mencapai 194.925 unit.
Hingga pertengahan tahun 2013 jumlah koperasi di Indonesia terus mengalami peningkatan sebesar 3,35 persen atau menjadi 200.808 unit.
"Tidak hanya itu, jumlah anggota koperasi meningkat menjadi sebanyak 34.685.145 orang," katanya.
Sementara itu, kata Taufik, jumlah volume usaha pada tahun 2012 sebesar Rp102,8 triliun dan mengalami peningkatan di pertengahan tahun 2013 sebesar 12,9 persen menjadi Rp115,2 triliun.
Taufik menegaskan, hal tersebut harusnya bisa menjadi pendorong semangat koperasi di Kabupaten Bone Bolango untuk lebih meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi yang profesional, mandiri, dan siap bersaing.