Gorontalo (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo, mengendalikan inflasi dengan merancang peta jalan berbasis pendekatan strategi 4K.
Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim di Gorontalo, Senin mengatakan pihaknya menyelenggarakan rapat teknis penyusunan peta jalan pengendalian inflasi Tahun 2025 hingga 2027, dengan pendekatan strategi tersebut.
"Kita menggelar rapat sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan inflasi," kata Sofian.
Peta jalan berbasis pendekatan strategi 4K yang dimaksud adalah, strategi pertama, keterjangkauan harga yang difokuskan pada upaya menjaga daya beli masyarakat melalui pemberian bantuan sosial (bansos), subsidi dan bantuan langsung tunai (BLT).
Selain itu, penguatan penyaluran Kartu Perlindungan Sosial Harapan (KPSH) serta stabilisasi nilai tukar rupiah menjadi prioritas utama.
Pemerintah daerah juga akan mempercepat realisasi dan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), untuk mendukung program pengendalian inflasi.
"Kita harus bergerak cepat dan terpadu agar harga komoditas penting, seperti pangan tetap terjangkau dan pasokan terjamin. Ini bukan hanya tugas Dinas Pertanian atau Dinas Pangan saja, tetapi melibatkan seluruh sektor termasuk distribusi dan komunikasi," kata Sofian.
Pada pilar kedua, ketersediaan pasokan. TPID Gorontalo akan menjaga cadangan pangan nasional terutama beras, mengintensifkan kerjasama antardaerah, mendorong korporatisasi pertanian, serta meningkatkan produktivitas melalui pembangunan food estate.
Kelancaran distribusi menjadi fokus ketiga, dengan perluasan pemasaran melalui platform digital, inovasi sistem logistik, pembangunan sistem logistik daerah, serta mendorong kemitraan antara industri dan petani untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan efisien.
"Dengan peta jalan yang jelas, kita bisa melakukan forecasting dan antisipasi dini terhadap gejolak harga, sehingga inflasi dapat kita kendalikan dengan baik," kata Sofian.
Keempat, yaitu pilar komunikasi efektif akan diperkuat melalui koordinasi yang lebih intensif antara Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID, perluasan pemanfaatan Sistem Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) sebagai landasan kebijakan, serta peningkatan validitas dan kesinambungan data pangan guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat sasaran.
Sasaran inflasi nasional pada periode 2021 hingga 2023 ditetapkan sebesar 3 persen ± 1 persen, sedangkan untuk Tahun 2025 ditargetkan 2,5 persen ± 1 persen.
Penyusunan peta jalan ini diharapkan dapat mendukung pencapaian sasaran tersebut di Provinsi Gorontalo.
Rapat teknis ini menjadi langkah awal yang strategis untuk memperkuat sinergi antar OPD dan pemangku kepentingan terkait, dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini menjadi penilaian dalam TPID Award yang akan dilaksanakan tahun depan.
